Rabu, 11 Mei 2016

Kenapa bersin saat melihat cahaya ?

Kenapa bersin saat melihat cahaya ?

Kenapain bersin cahaya

Halo sobat kenapain :) , Tau ga sih kenapa kita bersin saat melihat cahaya ? Mungkin ada yang belum pernah ngrasain, coba deh pas siang-siang panas, matahari bersinar terang lalu sobat kenapain liat deh tu matahari langsung. Nanti matanya bakal merem-merem dikit gakpapa lah, lalu rasakanlah sensainya... haaaa haaaaassss... ga jadi bersin.

Sobat kenapain yang udah pernah ngalamin pernah mikirin itu ga sih, penasaran gitu kenapa kok bisa cahaya bikin bersin. Apa hubungan cahaya dengan bersin ? Atau mungkin cahaya sebenarnya adalah alien yang sangat kecil.. ga masuk akal sih, tapi mending lah daripada ga masuk sekolah. Jadi sebenarnya yang bikin bersin itu cahaya yang kena mata ataukah cahaya yang masuk lubang hidung ?

Sobat kenapain, menurut survey ternyata yang mengalami bersin saat melihat cahaya itu tidak semua orang, hanya sebagian saja termasuk ane. Lho berarti ada yang aneh dong dengan orang-orang ini, apakah ini pertanda kita adalah orang-orang terpilih ? (Lebay mode : ON). Okedeh langsung baca penjelasannya dibawah ini sob, Cekidot !

Direktur Allergy, Asthma and Immunology Center in Alaska,  Jeffrey Demain,  M.D mengungkapkan alasannya. Menurutnya, hal ini dipengaruhi oleh gen yang dimiliki oleh orang tersebut sob. sekitar 18% - 35% orang di seluruh negara memiliki gen yang berkaitan dengan yang namanya photic sneeze reflex.

Meski dokter juga tak mengetahui dengan pasti mengapa cahaya bisa memicu bersin, namun kemungkinan besar hal inilah yang berhubungan langsung dengan saraf, saraf itu adalah saraf trigeminal, yaitu saraf yang berfungsi mengatur kontrol saraf pada muka, wajah dan membran mukus, seperti dilansir oleh You beauty (20/09).

Saraf optik yang menghubungkan mata dengan otak berdekatan dengan saraf trigeminal. Sangat mungkin bahwa saat saraf ini terpicu atau terangsang, saraf itu ikut mempengaruhi saraf di sekitar dan membuat seseorang terpicu untuk bersin.

Peneliti dan para ilmuan masih belum mengetahui mengapa manusia memiliki reflek semacam ini. Karena mereka tidak menemukan hal seperti ini pada binatang. Tau ga sob, binatang itu bersin untuk membersihkan saluran pernapasan mereka dan meningkatkan kemampuan penciuman mereka lho. Uniknya, kecenderungan ini diturunkan dari orangtua ke anak, dari generasi ke generasi. Jika kedua orang tua sobat kenapain cenderung untuk bersin saat melihat cahaya, baik cahaya matahari, cahaya lampu atau cahaya cinta yang perlahan menyilaukan, maka sobat kenapain kemungkinan besar juga memiliki kecenderungan yang sama gitu.

Kecenderungan ini bisa memudahkan ketika sobat kenapain kesulitan bersin. Namun juga bisa mengganggu ketika sering bersin saat mengendarai delman dan grobak mobil atau melakukan kegiatan yang membutuhkan konsentrasi (Misal BAB di pinggir sungai). Sobat kenapain bisa mencegah kecenderungan ini, yaitu dengan menggunakan kondom kacamata kuda hitam atau menghindari cahaya (berteduh). Jadi pas BAB di sungai jangan lupa pakai kacamata hitamnya.


Begitu sob yang aku dapat dari surat kabar merdeka, singkatnya kemungkinan besar hal ini berkaitan dengan saraf trigeminal yang berfungsi untuk mengatur kontrol saraf pada wajah dan membran mukus gitu.. Nah di atas juga dijelaskan bahwa hal itu dapat diturunkan keanaknya sob, coba sobat kenapain liat matahari nanti jadi bersin apa ga, kalau bersin trus coba papa mama sobat kenapain suru liat juga, kalau mereka ga bersin patut curiga sob, apalagi kalau yang bersin malah supir atau pembantunya.. wkwkwwk.